Silver Medal di Kompetisi Matematika Pendidikan Islam Tingkat Nasional

SI GEMAR MEMBACA YANG PIAWAI MEMAINKAN ANGKA

Bekasi, SMPI Terput. Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali melaksanakan Kompetisi Matematika dan Pendidikan Islam atau yang biasa disebut dengan KOMPI yang telah memasuki musim ke-2. Selain Matematika yang menjadi inti pelajaran yang diujikan, dalam KOMPI 2 ini Pendidikan Agama Islam pun menjadi pelajaran yang terdapat dalam kompetisi ini.

Tertantang Mengikuti Berbagai Lomba.

Setelah menerima Gold Award dalam ajang Read1 Online Competition, Fairuz Kallista Marahaini, atau yang biasa disapa Kallista selalu tertantang untuk mengikuti lomba-lomba yang berhubungan dengan membaca dan angka. Pada kesempatan ini, Kallista mendapat informasi dari KPM akan diadakannya KOMPI 2 dan langsung mendaftar. “Soal KOMPI disajikan mirip untuk persiapan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat nasional dengan waktu pengerjaan 90 menit menggunakan timer dengan sistem yang otomatis menutup halaman pengerjaan soal dan menyimpan jawaban,” ujarnya. Perlombaan yang berlangsung pada Minggu, 1 November 2020 silam ini menggunakan komputer, laptop, atau handphone sebagai media pengerjaan soal.  “Soal akan diberikan dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 30 soal, yaitu 10 soal Pendidikan Agama Islam, 10 soal Matematika, dan 10 soal campuran,” tambahnya lagi.

Tidak Menyangka.

Dalam KOMPI musim ke-2 ini, KPM memberikan Gold Award, Silver Award, dan Bronze Award serta sertifikat digital bagi para pemenang lomba dengan nilai tertinggi dan waktu tercepat. Pengumuman pemenang lomba hanya dilakukan di channel YouTube KPM Seikhlasnya. Sementara tiap peserta lainnya tetap diberikan sertifikat digital distinction, credit dan finalis. Enam peserta terbaik masing-masing level akan mendapatkan pula trophy dari KPM. Kallista yang mendapatkan Silver Award mengaku tidak menyangka dengan prestasi yang didapatkannya. “Walaupun saya gemar membaca dan suka hitung-hitungan, tetapi jujur soal kali ini lumayan susah,” sahutnya. “Tetapi saya percaya, apabila saya mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan jujur, hasil terbaik yang saya dapatkan membuat saya bangga dengan pencapaian saya,” tutupnya. Selamat Kallista, teruslah berkompetisi bagaimana pun hasilnya! (ma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *